A. File Transfer Protocol (FTP)
File Transfer Protocol (FTP) adalah
suatu protokol yang berfungsi untuk tukar-menukar file
dalam suatu network yang menggunakan protocol TCP. TCP dipakai
sebagai protocol transport karena protocol
ini memberikan garansi pengiriman dengan FTP yang dapat memungkinkan user mengakses
file dan direktori secara interaktif. Dua hal yang penting dalam FTP adalah FTP
Server dan FTP Client. FTP server adalah suatu server yang menjalankan software
yang berfungsi untuk memberikan layanan tukar menukar file dimana server
tersebut selalu siap memberikan layanan FTP apabila mendapat permintaan
(request) dari FTP client. FTP client adalah komputer yang merequest koneksi ke
FTP server untuk tujuan tukar menukar file. Setelah terhubung dengan FTP server,
maka client dapat men-download, meng-upload, me-rename, men-delete, dll sesuai
dengan permission yang diberikan oleh FTP server.
Tujuan dari FTP server
adalah sebagai berikut:
1. Untuk
tujuan sharing data
2. Untuk
menyediakan indirect atau implicit remote komputer
3. Untuk
menyediakan tempat penyimpanan bagi user
4. Untuk
menyediakan transfer data yang reliable dan efisien
Proses yang terjadi pada FTP secara garis besar merupakan proses
transfer data atau file.
Pada FTP memiliki dua alur, alur yang pertama adalah proses
transfer data dari komputer lokal (komputer kita) ke komputer server (komputer
remote) yang menyediakan akses FTP, Proses ini dikenal sebagai proses UPLOAD,
sedangkan proses transfer data dari komputer server (remote ke komputer lokal (
komputer kita ) dinamakan prosess DOWNLOAD.
Pada gambar dibawah ini menunjukkan mekanisme transfer file dari
host local ke remote
atau dari komputer client ke komputer server FTP.
B. SKENARIO
Skenario di bawah ini menggunakan setting bridge pada Network
Adapter VirtualPC.
C. LANGKAH KERJA
Untuk melakukan konfigurasi FTP Server sesuai dengan skenario
diatas, langkah kerjanya adalah sebagai berikut:
1. Sebelum
virtual PC Anda dihidupkan, aturlah network adapter virtualPC Anda menggunakan
setting bridge yang diarahkan ke eth0.
2.
Langkah pertama yang harus dilakukan adalah
mengatur IP Address pada komputer server (Debian 6). Pada kesempatan ini saya menggunakan
IP Address 192.168.15.1, dengan syntax: #ifconfig eth0 192.168.15.1 netmask
255.255.255.0
3. Instalasi
FTP Server dengan syntax: #apt-get install proftpd
4. Pilihan “dari
inetd” digunakan jika traffic jaringan tidak terlalu tinggi. Pilihan mandiri
digunakan untuk keadaan jaringan yang sebaliknya. Pilih pilihan mandiri dan
klik OK.
5. Coba akses
alamat ftp://192.168.15.1 (IP Address Server)
pada browser client. Jika sudah muncul permintaan login, berarti instalasi
sudah berhasil.
6. Apabila
login telah berhasil maka akan muncul tampilan folder sharing seperti pada
gambar.
7. Buat
folder/direktory stembayo dan coy pada direktory ftp.
8. Folder
stembayo dan Coy dapat diakses pada komputer client.
9. Langkah
selanjutnya, buka file /etc/proftpd/proftpd.conf menggunakan teks editor.Syntax
yang digunakan: #nano /etc/proftpd/proftpd.conf
10. Temukan
baris: # DefaultRoot, kemudian hilangkan
tanda pagar ”#” didepannya.
11. Setelah
itu, restart FTP server dengan syntax: # /etc/init.d/proftpd restart, coba
lakukan kembali hal tadi.
12. Jika FTP
server yang dibangun nantinya diperkitakan akan sangat sibuk, mungkin Anda
harus mengubah beberapa konfigurasi Timeout untuk kondisi client yang tidak
mentransfer, stalled atau yang sedang idle. Tujuannya agar client-client
tersebut tidak membebani server, dan memberikan kesempatan ke client lain yang
ingin mengakses server Anda.
Nilai
default-nya dalam satuan detik (600 = 10 menit)
TimeoutNoTransfer
600
TimeoutStalled
600
TimeoutIdle
1200
Kemudian ubah menjadi:
TimeoutNoTransfer 60
TimeoutStalled 60
TimeoutIdle 120
13. Untuk tambahan,
selanjutnya ubahlah ServerName menjadi nama server yang anda inginkan, misalnya
ServerName “Debian”.
14. Langkah selanjutnya adalah membuat
anonymous ftp server, yaitu melakukan konfigurasi
tanpa harus wajib login. Edit
kembali file /etc/proftpd/proftpd.conf. Turunlah ke bagian bawah file, cari
sintak-sintak seperti yang ada pada gambar:
15. Hilangkan
semua tanda pagar di depan setiap sintak mulai baris “<Anonymous ~ftp>”
sampai baris </Anonymous>. Simpan file konfigurasi dan restart service
proftpd. Restart dengan syntax: #
/etc/init.d/proftpd restart Akses kembali FTP Server menggunakan browser pada
client. Dijamin password sudah tidak ada kalo konfigurasinya benar.
17. Install
software FileZillaClient pada client. Buka FileZilla tersebut.
18. Pada Host
masukkan IP Address komputer server (192.168.15.1), Username diisi nama user
yang digunakan kali ini saya menggunakan user dengan nama “anaxsurga” dan
masukkan password, kemudian klik “Quickconnect”.
19. Upload
sebuah folder melelui Filezilla. Dengan
cara pilih file/folder yang akan diUpload, lalu klik kanan pilih Upload. Atau
bisa juga lakukan Drag and Drop (klik file/folder yang akan di upload lalu Drag
and Drop ke kolom yang tersedia). Untuk contoh kali ini saya akan mengupload folder “Pertemuan 8”.
Apabila proses upload file/folder berhasil maka akan muncul tulisan succesfulltransfer. Selanjutnya akses alamat ftp://ip.address.server/ (ftp://192.168.15.1) pada browser client, maka akan muncul folder “Pertemuan8”yang telah diupload tadi.
This entry was posted
on Sunday, October 14, 2012
and is filed under
File Transfer Protocol,
FTP,
FTP server,
Konfigurasi FTP Server,
TKJ
.
You can leave a response
and follow any responses to this entry through the
Subscribe to:
Post Comments (Atom)
.















